
Bantuan tersebut merupakan bentuk kolaborasi Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Bima dalam memberikan perlindungan serta dukungan darurat kepada masyarakat yang terdampak banjir dan cuaca ekstrem pada November 2025.
Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah provinsi. Ia menegaskan bahwa bantuan pangan ini menjadi bukti kehadiran negara dalam kondisi sulit yang dialami warga.
> “Bantuan ini adalah wujud kehadiran pemerintah untuk meringankan beban masyarakat. Kami memastikan seluruh bantuan tersalurkan tepat sasaran dan memberi manfaat bagi warga terdampak,” ujarnya.
Acara penyerahan bantuan turut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bima Ir. HM. Natsir, Kepala Bulog Bima Alfan Ghazali, perwakilan Dinas Sosial, BPBD, serta DKP Kabupaten Bima.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Dr. Aidy Furqan, menegaskan bahwa cadangan pangan pemerintah menjadi instrumen penting dalam menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat terdampak bencana.
“Penyaluran CPPD diharapkan mampu mendukung pemulihan kehidupan masyarakat. Pemerintah Provinsi NTB akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan bencana di Kabupaten Bima,” ujarnya.
Berdasarkan pendataan BPBD Kabupaten Bima, terdapat 2.049 KK yang terdampak bencana hidrometeorologi di lima kecamatan. Untuk memenuhi kebutuhan pangan selama masa pemulihan, bantuan beras terdiri dari 12.770 kilogram CPPD Provinsi NTB yang diperkuat 7.720 kilogram CPPD dari Pemerintah Kabupaten Bima.
Langkah ini diharapkan dapat membantu stabilitas ketahanan pangan masyarakat hingga proses pemulihan berjalan optimal.
#S1