
Kegiatan ini dihadiri jajaran Dewan Kehormatan Daerah (DKD) serta pengurus PWI NTB. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Yasin, zikir, dan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas terealisasinya sekretariat yang selama ini menjadi harapan organisasi wartawan tersebut.
Ketua PWI NTB, Ahmad Ikliludin, menyampaikan bahwa keberadaan kantor baru ini merupakan tonggak penting dalam penguatan kelembagaan PWI di daerah. Menurutnya, sekretariat tersebut tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas administratif, tetapi juga sebagai pusat konsolidasi dan pergerakan wartawan.
“Ini adalah wujud rasa syukur kami. Sekretariat ini menjadi rumah besar bersama bagi seluruh anggota PWI NTB, tempat membangun kebersamaan, profesionalisme, dan soliditas organisasi,” ujar Ikliludin.
Ia mengapresiasi kerja kolektif seluruh pengurus yang telah berupaya mewujudkan pembangunan kantor tersebut. Meski proses pembangunan masih berlangsung, Ikliludin optimistis pengerjaan dapat dirampungkan dalam waktu dekat.
“Pembangunan masih berjalan dan ditargetkan selesai pada akhir Desember. Semoga sekretariat ini menjadi modal penting untuk membawa PWI NTB semakin maju dan berkontribusi positif bagi daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan Daerah (DKD) PWI NTB, H. Abdus Syukur, menilai keberadaan kantor baru ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat peran pers dan menjaga marwah profesi wartawan di tengah dinamika informasi yang semakin kompleks.
“Kantor ini harus menjadi rumah besar wartawan NTB, tempat menegakkan kode etik jurnalistik dan memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi,” tegas Abdus Syukur.
Ia mengingatkan bahwa di era disrupsi digital dan arus informasi yang masif, PWI memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan setiap anggotanya bekerja secara profesional dan beretika. Karena itu, sekretariat tersebut diharapkan aktif menjadi pusat pembinaan, advokasi, serta penyelesaian persoalan etik secara bermartabat.
Peresmian kantor baru PWI NTB ini diharapkan mampu meningkatkan semangat pengurus dan anggota dalam menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, sekaligus memperkuat kontribusi pers dalam mendorong pembangunan daerah yang transparan dan berkeadilan.
#S1