
Pertemuan tersebut membahas penanganan dan pengelolaan sampah di Kota Bima sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Dalam audiensi itu, Wali Kota Bima memaparkan secara komprehensif kondisi eksisting pengelolaan sampah di daerahnya, mulai dari produksi sampah harian masyarakat, ketersediaan sarana dan prasarana persampahan, pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), hingga berbagai tantangan yang dihadapi, termasuk keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia.
“Pemerintah Kota Bima telah mengupayakan sejumlah langkah, antara lain penguatan program bank sampah, gerakan masyarakat peduli sampah, edukasi pemilahan sampah dari sumber, serta penataan sistem pengangkutan sampah,” ujar H. Man sapaan akrab Wali Kota Bima dalam pertemuan tersebut.
Wali Kota Bima dalam audiensi itu didampingi oleh Kepala Bappeda Kota Bima, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala BPKAD, Kepala Dinas PUPR, serta Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Bima.
Menanggapi paparan tersebut, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota Bima dalam menangani persoalan sampah. Ia menegaskan bahwa Kementerian Lingkungan Hidup siap memberikan dukungan konkret.
Dukungan tersebut meliputi fasilitasi pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R), peningkatan kapasitas dan kualitas TPA, bantuan sarana dan prasarana persampahan, serta penguatan program pengurangan sampah dari hulu hingga hilir.
“Saya mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Bima dan mendorong agar edukasi kepada masyarakat, perubahan perilaku, serta penguatan kebijakan daerah terus ditingkatkan dan diselaraskan dengan kebijakan nasional pengelolaan sampah,” ujar Diaz Hendropriyono.
Melalui audiensi ini, Pemerintah Kota Bima berharap terbangun kerja sama yang lebih erat dengan Kementerian Lingkungan Hidup sehingga penanganan sampah di Kota Bima dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan berdampak langsung pada kebersihan kota, kesehatan masyarakat, serta peningkatan kualitas lingkungan hidup.
Pemerintah Kota Bima juga menegaskan bahwa persoalan sampah bukan semata tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Oleh karena itu, Wali Kota Bima mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam mengurangi, memilah, dan mengelola sampah secara bijak demi mewujudkan Kota Bima yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
#S1