
Bupati Bima, Ady Mahyudi, hadir bersama Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy, Ketua TP-PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti, serta jajaran kepala perangkat daerah. Kehadiran rombongan disambut Camat Lambitu Hafid, unsur Muspika, serta masyarakat setempat dengan prosesi pengalungan selendang tenun khas Bima dan penampilan Tarian Wura Bongi Monca oleh siswa SMPN 3 Lambitu Satu Atap.
Kegiatan diawali dengan agenda “Ngopi Bareng” bersama masyarakat di Lapangan Desa Kaboro. Forum ini dimanfaatkan sebagai ruang dialog terbuka antara pemerintah daerah dan warga untuk menyampaikan aspirasi serta kebutuhan pembangunan di tingkat desa.
Dalam sambutannya, Ady Mahyudi menegaskan bahwa program Selasa Menyapa tidak semata menghadirkan layanan publik, tetapi juga memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. “Program ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus sarana untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Berbagai layanan disediakan dalam kegiatan tersebut, antara lain pelayanan kesehatan gratis dan administrasi kependudukan. Selain itu, kegiatan turut diramaikan bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pertunjukan seni budaya yang melibatkan pelajar setempat, seperti Tarian Nangi Dana Doro Tambora oleh siswa SDN Kuta Lambitu dan Tarian Japin Melayu oleh siswa SMPN 3 Lambitu.
Wakil Bupati Irfan Zubaidy menambahkan, kehadiran pemerintah secara langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat mempercepat penanganan berbagai persoalan di desa. “Melalui program ini, aspirasi masyarakat bisa segera ditindaklanjuti secara konkret,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Bima juga menyerahkan masing-masing 500 bibit pohon kepada Desa Kaboro dan Desa Sambori sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan menjaga keberlanjutan sumber daya alam di wilayah tersebut.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bima Ny. Anita Irfan, para kepala desa se-Kecamatan Lambitu, kepala sekolah, alim ulama, serta tokoh masyarakat setempat.
#S1