
Pernyataan tersebut disampaikan Feri dalam acara syukuran peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 yang berlangsung di Aula Kejaksaan Negeri Bima, Rabu, 2 September 2026.
Acara itu dihadiri Wakil Bupati Bima, Dandim 1608/Bima, Kapolres Bima, perwakilan Kapolres Bima Kota, Kepala Pengadilan Negeri Bima, Kepala Kejaksaan Negeri Bima, Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Ketua DPRD Kota Bima, pimpinan lembaga dan instansi vertikal, serta pimpinan BUMN dan BUMD.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Bima, saya menyampaikan selamat memperingati Hari Jadi Kejaksaan Republik Indonesia kepada seluruh insan Adhyaksa, khususnya jajaran Kejaksaan Negeri Bima,” kata Feri dalam sambutannya.
Feri mengatakan Pemerintah Kota Bima memandang Kejaksaan tidak semata-mata sebagai institusi penegak hukum. Ia menyebut Kejaksaan juga merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam memastikan berbagai program pembangunan berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Menurut dia, sinergi antara pemerintah daerah dan Kejaksaan yang selama ini terbangun merupakan modal penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan. Kolaborasi tersebut juga dinilai penting untuk mencegah terjadinya penyimpangan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan aparat penegak hukum.
“Kami berharap pendampingan dan koordinasi dengan Kejaksaan dapat terus diperkuat,” ujar Feri.
Feri mengatakan penguatan koordinasi diperlukan terutama dalam upaya pencegahan korupsi, pengamanan pembangunan strategis, pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel, serta penyelesaian berbagai persoalan hukum yang dihadapi pemerintah daerah.
Ia menekankan pentingnya mengedepankan pencegahan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Menurut Feri, sistem pemerintahan yang transparan dan akuntabel harus dibangun sejak awal untuk meminimalkan persoalan hukum di kemudian hari.
“Lebih baik mencegah daripada memperbaiki. Lebih baik membangun sistem yang transparan dan akuntabel sejak awal daripada harus berhadapan dengan persoalan hukum di kemudian hari,” kata dia.
Feri juga mengajak Pemerintah Kota Bima, Kejaksaan, kepolisian, TNI, DPRD, dan masyarakat memperkuat kolaborasi dalam menjawab tuntutan publik terhadap pemerintahan yang bersih, pelayanan publik yang cepat, kepastian hukum, dan keadilan.
Ia berharap Kejaksaan semakin profesional dan mendapat kepercayaan masyarakat dengan tetap menjunjung tinggi integritas serta keadilan. Khusus kepada jajaran Kejaksaan Negeri Bima, Feri meminta sinergi dengan pemerintah daerah terus diperkuat demi memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat.
Menurut Feri, pembangunan daerah dan penegakan hukum tidak semestinya berjalan sendiri-sendiri. Keduanya perlu ditempatkan dalam kerangka tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
#S1