Pemkab Bima Raih UHC Award Madya, Kepesertaan BPJS Tembus 98 Persen

Kabupaten Bima, Solusinewsntb.- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima kembali menorehkan prestasi di bidang pelayanan kesehatan. Belum genap setahun kepemimpinan Bupati Bima Ady Mahyudi dan Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy, Kabupaten Bima berhasil meraih Universal Health Coverage (UHC) Award kategori Madya dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Penghargaan tersebut diserahkan pada Selasa (27/1/2026) di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, serta Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti.

Bacaan Lainnya

Kabupaten Bima menjadi salah satu dari 394 kabupaten/kota dan 31 provinsi di Indonesia yang menerima UHC Award tahun ini. Kategori Madya diraih seiring meningkatnya cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan di daerah tersebut.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pencapaian UHC Indonesia tergolong sangat cepat dibandingkan negara lain.

“Dalam waktu sekitar 10 tahun, Indonesia mampu mencapai cakupan UHC. Sementara negara seperti Austria dan Belgia membutuhkan waktu hingga 70 tahun. Ini bisa dicapai melalui sinergi lintas sektor, pemanfaatan teknologi, serta kerja sama yang kuat dengan Kementerian Kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bima Ady Mahyudi menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan buah dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program strategis nasional di bidang kesehatan.

“Capaian ini berhasil diraih karena pemerintah daerah secara konsisten mengintegrasikan jaminan kesehatan daerah ke dalam program JKN, sebagai langkah memperluas akses layanan kesehatan yang bermutu bagi masyarakat,” katanya.

Berdasarkan data BPJS Kesehatan, pada tahun 2025 cakupan kepesertaan BPJS di Kabupaten Bima telah mencapai minimal 98 persen, dengan tingkat keaktifan peserta sekitar 85 persen, serta partisipasi pemerintah daerah lebih dari 10 persen dari jumlah penduduk.

Sebelumnya, Kabupaten Bima juga telah meraih UHC Award kategori Pratama pada tahun 2025, setelah pertama kali mendapatkan penghargaan serupa pada 2024. Peningkatan status menjadi Madya menunjukkan adanya progres signifikan dalam perluasan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.

Ke depan, Pemkab Bima menargetkan agar cakupan kepesertaan dan keaktifan BPJS Kesehatan terus meningkat, sehingga seluruh masyarakat dapat menikmati layanan kesehatan yang adil, merata, dan berkelanjutan.

#S1

Pos terkait