
Kota Bima, Solusinewsntb.- Bupati Bima Ady Mahyudi menyoroti program unggulan “Selasa Menyapa” dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) pada Rapat Paripurna ke-2 DPRD Kabupaten Bima Masa Sidang I Tahun 2026, Senin, 30 Maret 2026.
Dalam rapat yang berlangsung di ruang sidang utama DPRD Kabupaten Bima itu, Ady tidak hanya memaparkan kinerja keuangan daerah, tetapi juga menekankan capaian program berbasis pelayanan langsung kepada masyarakat tersebut. Rapat dipimpin Ketua DPRD Diah Citra Pravitasari dan dihadiri pimpinan serta anggota DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat eselon II dan III, serta mitra kerja pemerintah daerah.
Ady mengatakan, “Selasa Menyapa” dirancang untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat melalui pendekatan partisipatif. “Melalui Selasa Menyapa, pemerintah tidak hanya hadir sebagai penyelenggara, tetapi menjadi bagian dari masyarakat itu sendiri,” ujarnya.
Sepanjang 2025, program ini telah menjangkau 32 desa di 18 kecamatan. Sejumlah kegiatan infrastruktur berbasis masyarakat direalisasikan, antara lain pembangunan jalan ekonomi, penguatan tebing, pembangunan jamban dan tangki septik, serta pembangunan plat deker dan gorong-gorong.
Di sektor kesehatan, pemerintah daerah memberikan layanan gratis yang telah menjangkau 6.416 warga. Sementara itu, layanan sosial mencakup 7.808 penerima manfaat melalui fasilitasi BPJS, bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), serta Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Intervensi langsung juga dilakukan melalui distribusi bantuan pangan. Hingga kini, tercatat 32.045 ton beras dan 10.481 paket bantuan telah disalurkan kepada masyarakat. Di bidang lingkungan, pemerintah menyalurkan 1.000 pohon di setiap kecamatan serta melaksanakan kegiatan pembersihan dan pengangkutan sampah di 32 desa.
Selain itu, layanan administrasi kependudukan turut menjadi bagian dari program ini. Pemerintah mencatat pencetakan 2.966 KTP elektronik, 3.764 Kartu Identitas Anak, 2.575 Kartu Keluarga, dan 1.912 akta kelahiran. Untuk sektor ekonomi, sebanyak 411 Nomor Induk Berusaha (NIB) telah diterbitkan bagi pelaku usaha, khususnya UMKM.
Ady menegaskan bahwa capaian tersebut bukan sekadar angka statistik. “Ini adalah bukti bahwa negara hadir lebih dekat, lebih cepat, dan lebih responsif dalam melayani masyarakat,” kata dia.
Pemerintah Kabupaten Bima menjadikan “Selasa Menyapa” sebagai salah satu strategi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.
#S1










