
Medali emas dipersembahkan Mustafa pada nomor Speed World Record (WR) Putra. Di partai final, Mustafa menghadapi rekan satu timnya, Adam Safi’i, sehingga Kota Bima memastikan dua posisi teratas. Mustafa keluar sebagai juara dan berhak atas medali emas, sedangkan Adam Safi’i meraih medali perak.
Tambahan satu medali perak lainnya disumbangkan Putri Maryana pada nomor Speed WR Putri, sehingga total pada hari pertama panjat tebing Kota Bima mengoleksi satu emas dan dua perak.
Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Bima, Fauzi, menyebut hasil tersebut menjadi awal yang menggembirakan bagi timnya di Porprov NTB.
“Alhamdulillah, dari dua nomor yang dipertandingkan hari ini, atlet kita mampu meraih satu emas dan dua perak. Ini menjadi awal yang positif. Masih ada 16 nomor pertandingan lagi yang akan diikuti, sehingga peluang menambah medali masih sangat terbuka,” ujar Fauzi.
Ia meminta seluruh atlet tetap menjaga fokus, kondisi fisik, dan mental agar mampu mempertahankan performa pada nomor-nomor berikutnya.
Ketua KONI Kota Bima, Alfian Indra Wirawan, yang hadir menyaksikan langsung pertandingan, memberikan apresiasi atas capaian para atlet. Menurut dia, hasil pada hari pertama menjadi bukti kerja keras atlet, pelatih, dan seluruh tim.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras para atlet, pelatih, dan seluruh tim. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus memberikan yang terbaik dan menambah raihan medali bagi Kota Bima pada nomor-nomor selanjutnya,” kata Alfian.
Dengan masih tersisa 16 nomor pertandingan, kontingen panjat tebing Kota Bima dinilai masih memiliki peluang besar untuk menambah perolehan medali dan memperkuat posisi Kota Bima dalam klasemen sementara Porprov XII NTB 2026.
#S1