
Pertandingan yang berlangsung di GOR Porda, Kabupaten Lombok Timur, memperlihatkan penampilan konsisten atlet-atlet Kota Bima di sejumlah nomor tanding dan seni. Tiga medali emas diraih Claura Azzaura pada kelas A Putri, pasangan Setiawan Dipa dan Fitri di nomor Seni Ganda Putra, serta Setiawan Dipa yang kembali menyumbangkan emas melalui nomor Seni Solo Kreatif Putra.
Dua medali perak disumbangkan Yuliana pada kelas C Putri dan M. Aidhyl Fhadhillah pada nomor Tunggal Putra. Sementara empat medali perunggu diraih pada nomor Kelas D Putra, Kelas C Putra, Kelas A Beregu Putra, dan Kelas E Putri.
Perolehan medali tersebut diperkirakan masih akan bertambah. Sebab, masih ada tiga nomor yang akan dipertandingkan, yakni Kelas A Putra, Ganda Putri, dan Solo Kreatif Putri.
Pelatih Pencak Silat Kota Bima, Emilia Kontesa, mengatakan hasil yang diraih merupakan buah dari kerja keras atlet selama menjalani program latihan intensif dalam beberapa bulan terakhir.
“Setiap pertandingan berlangsung sangat sengit. Alhamdulillah, anak-anak mampu menjaga fokus dan tampil sesuai strategi yang telah disiapkan,” kata Emilia.
Menurut dia, persiapan tim tidak hanya berfokus pada peningkatan teknik, tetapi juga pembinaan fisik, mental bertanding, hingga simulasi pertandingan agar atlet siap menghadapi lawan dari seluruh kabupaten dan kota di NTB.
Meski telah mengumpulkan sembilan medali, Emilia mengingatkan para atlet agar tidak cepat berpuas diri. Ia meminta seluruh atlet tetap menjaga konsentrasi untuk menghadapi nomor-nomor yang masih tersisa.
“Kami belum puas. Masih ada peluang menambah medali. Semoga atlet yang masih bertanding mampu memberikan penampilan terbaik dan kembali mempersembahkan medali untuk Kota Bima,” ujarnya.
Manajer Tim Pencak Silat Kota Bima, Yanto, juga mengapresiasi semangat juang seluruh atlet yang dinilainya mampu menjaga nama baik daerah di tengah persaingan ketat Porprov NTB.
Ia optimistis peluang menambah medali masih terbuka lebar. Karena itu, ia berharap dukungan dan doa masyarakat Kota Bima dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk menuntaskan perjuangan dengan hasil maksimal.
“Inshaa Allah kami akan berjuang sampai pertandingan terakhir. Target kami bukan hanya meraih medali, tetapi juga mengharumkan nama Kota Bima melalui semangat sportivitas dan prestasi,” kata Yanto.
#S1