
Workshop tersebut menjadi bagian dari upaya POLMUDA memperkuat sistem pendidikan yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan, sekaligus memastikan kurikulum tetap relevan dengan perkembangan dunia kesehatan dan kebutuhan dunia kerja.
Wakil Direktur I Bidang Kurikulum POLMUDA, Tri Yubiah, M.Keb., dalam arahannya menyampaikan pentingnya pengembangan kurikulum berbasis OBE di perguruan tinggi. Menurut dia, penyusunan kurikulum tidak hanya berfokus pada materi yang diberikan kepada mahasiswa, tetapi juga harus memastikan capaian pembelajaran, proses asesmen, serta kompetensi lulusan dapat terukur.
“Kurikulum harus berorientasi pada capaian pembelajaran, asesmen, dan relevansi dengan kebutuhan industri kesehatan,” kata Tri dalam kegiatan tersebut.
Workshop menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi di bidang keperawatan anestesiologi dan pengembangan kurikulum.
Mereka adalah Dr. Ns. Rahmaya Nova Handayani, S.Tr.Kes., S.Kep., M.Sc., Sp.Kep.MB., M.M., selaku Ketua Kolegium Penata Anestesi; M. Aryadi A., S.Tr.Kes., M.Kes., Wakil Ketua Kolegium Penata Anestesi sekaligus Ketua Bidang II Kurikulum Kolegium Penata Anestesi; serta Emanuel Ilcatan Lewar, S.Kep., Ns., MM., selaku Ketua AIPKANI.
Pembahasan dalam workshop diarahkan pada penyusunan struktur dan komponen kurikulum yang mampu menjawab kebutuhan kompetensi tenaga kesehatan, khususnya di bidang keperawatan anestesiologi.
POLMUDA juga melibatkan pemangku kepentingan eksternal dalam kegiatan tersebut. Sejumlah pihak yang turut diundang antara lain Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima, Direktur RSUD Kota Bima, Direktur RSUD Kabupaten Bima, serta pemangku kepentingan bidang Penata Anestesi di Kota Bima.
Pelibatan berbagai pihak tersebut diharapkan dapat memberikan masukan dari perspektif dunia pelayanan kesehatan sehingga kurikulum yang disusun tidak berhenti pada kebutuhan akademik, tetapi juga selaras dengan tuntutan profesi dan perkembangan layanan kesehatan.
Melalui penerapan OBE, POLMUDA menargetkan kurikulum D-IV Keperawatan Anestesiologi mampu menjadi dasar pembelajaran yang menghasilkan lulusan dengan kompetensi sesuai standar, memiliki karakter profesional, serta mampu beradaptasi dengan perubahan kebutuhan pelayanan kesehatan.
Kurikulum tersebut diharapkan menjadi salah satu fondasi bagi POLMUDA dalam menyiapkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan memiliki daya saing, baik di tingkat nasional maupun global.
#S1