
Pesan tersebut disampaikan Walikota saat memimpin apel gabungan Lingkungan Pemerintah Kota Bima di halaman Kantor Wali Kota Bima, Senin, 7 September 2026.
“Jangan tidur terlalu lama,” kata Walikota dalam arahannya.
Apel tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, Sekretaris Daerah, staf ahli, asisten, kepala FKPD, para camat dan lurah, serta ASN Pemerintah Kota Bima.
Rahman mengatakan apel gabungan seharusnya tidak dipandang sebatas kegiatan rutin setiap awal pekan. Menurut dia, apel dapat menjadi ruang untuk mengevaluasi pekerjaan sekaligus membangun kembali semangat aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia meminta kepala OPD memastikan setiap agenda pemerintahan berjalan sesuai target. Pekerjaan yang menjadi kewenangan masing-masing perangkat daerah, kata dia, tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.
“Jangan terlena dengan kondisi yang ada. Kita harus terus bergerak dan mempercepat pekerjaan,” ujarnya.
Menurut Rahman, keberhasilan agenda pembangunan daerah sangat bergantung pada konsistensi dan kecepatan kerja aparatur. Karena itu, koordinasi antar-OPD dinilai penting agar program pemerintah tidak berjalan sendiri-sendiri dan target pembangunan dapat dicapai.
Selain mempercepat kinerja, ia meminta seluruh ASN meningkatkan disiplin dan rasa tanggung jawab. Setiap aparatur, kata dia, harus memahami tugasnya serta mampu memberikan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat.
Rahman menegaskan bahwa pemerintah daerah membutuhkan aparatur yang aktif, responsif, dan memiliki komitmen terhadap pelayanan publik. “Jangan sampai kita terlalu lama berada di zona nyaman,” katanya.