Kota Bima, Solusinewsntb.- Salah satu tokoh yang pernah berperan dalam membangun organisasi Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) di Bima, Delian Lubis, berharap organisasi mahasiswa tersebut dapat tampil sebagai garda terdepan dalam melawan praktik korupsi di daerah maupun di tingkat nasional.
Menurut Delian, korupsi hingga kini masih menjadi persoalan serius yang menghambat kemajuan bangsa. Karena itu, peran mahasiswa sebagai kelompok intelektual dinilai sangat penting untuk mengawal jalannya pemerintahan serta memastikan penggunaan anggaran publik berjalan secara transparan dan berpihak pada kepentingan rakyat.
“LMND harus menjadi garda terdepan dalam melawan korupsi. Mahasiswa tidak boleh diam ketika melihat praktik yang merugikan rakyat dan negara,” kata Delian saat menjadi pembicara di acara Silaturahmi Akbar LMND Kota Bima, Kamis (12/3)..
Delian yang dikenal sebagai salah satu tokoh yang ikut membesarkan LMND di Bima menilai, organisasi mahasiswa memiliki sejarah panjang dalam memperjuangkan demokrasi serta melawan berbagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan. Tradisi tersebut, menurut dia, perlu terus dijaga oleh kader-kader LMND saat ini.
Ia juga menegaskan bahwa gerakan mahasiswa tidak boleh hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus mampu menghadirkan sikap kritis terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Mahasiswa harus berani bersuara dan berdiri bersama rakyat. Korupsi bukan hanya merugikan negara secara finansial, tetapi juga merampas hak-hak dasar masyarakat,” ujarnya.
Delian berharap kader-kader LMND di berbagai daerah, khususnya di Bima dan Nusa Tenggara Barat, dapat terus memperkuat konsolidasi organisasi serta membangun gerakan yang konsisten dalam memperjuangkan keadilan sosial dan pemberantasan korupsi.
Menurut dia, penguatan pendidikan politik dan kesadaran kritis di kalangan mahasiswa menjadi kunci agar gerakan anti-korupsi dapat terus berkembang dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
#S1











