Kabupaten Bima, Solusinewsntb.– Pemerintah Kabupaten Bima menegaskan komitmennya dalam mendorong kemajuan sektor olahraga melalui pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Kabupaten Bima Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Bupati Bima, Sabtu (4/4/2026).
Bupati Bima, Ady Mahyudi, menyebut Musorkab sebagai momentum strategis untuk memperkuat arah pembinaan olahraga daerah agar lebih terstruktur dan berorientasi pada prestasi.
“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan melahirkan program yang berdampak nyata. Kita ingin prestasi olahraga Kabupaten Bima ke depan lebih kompetitif dan tidak lagi berada di posisi bawah,” ujarnya di hadapan peserta Musorkab.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 28 pengurus cabang olahraga (cabor) serta 9 cabor peninjau, dan turut dihadiri Wakil Bupati Bima, Irfan Zubaidy, jajaran KONI Provinsi Nusa Tenggara Barat, unsur Forkopimda, serta pengurus KONI Kabupaten Bima.
Perwakilan KONI Provinsi NTB, Husnanidiati Murdin, menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang profesional serta kepemimpinan yang tepat dalam tubuh KONI. Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan olahraga harus berjalan seimbang melalui tiga pilar utama, yakni olahraga pendidikan, olahraga prestasi, dan olahraga masyarakat.
“Fokus pada cabang olahraga unggulan juga menjadi kunci dalam mencetak atlet berprestasi yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris KONI Kabupaten Bima, Ahmad SP, menjelaskan bahwa Musorkab tidak hanya membahas program kerja, tetapi juga menjadi forum pemilihan Ketua Umum KONI Kabupaten Bima periode 2026–2030.
Dari proses penjaringan yang dilakukan, muncul dua kandidat calon ketua umum, yakni Irfan Zubaidy dan Sudirman.
“Melalui Musorkab ini diharapkan lahir kepengurusan baru yang solid, profesional, dan mampu membawa perubahan signifikan bagi kemajuan olahraga di Kabupaten Bima,” ujar Ahmad.
Musorkab KONI Bima 2026 diharapkan menjadi titik balik dalam mendorong peningkatan prestasi olahraga daerah, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, organisasi olahraga, dan seluruh pemangku kepentingan.
#S1










